Rabu, 11 Agustus 2010

Rembulan, Bening Telaga dan Seekor Pungguk

Rabu, 11 Agustus 2010
Pelan-pelan kujamah warna malam
lewat kaca jendela tua
Lantas kueja wajah rembulan
hingga kutemukan purnama di riak wajahnya

Sekilas kulihat senyumnya hinggap di bening telaga
lalu memantulkan pesonanya pada seekor pungguk
di ranting mati
seekor pungguk yang lagi menepi dan lagi bermimpi
tentang sesosok purnama yang menikam jantung hatinya selama ini

Rembulan, bening telaga dan seekor pungguk
adalah potret buram malam ini..


Tabir Ulu, 28 April 2010


Related Posts



2 komentar:

Rubiyanto mengatakan...

cerita yang menarik sob ....

azhar mengatakan...

puisinya bagus, coba baca cerita punya saya ini

 

Label

Pengikut

Copyright © Jendela Informasi Anak Jambi | Powered by Blogger | Template by Blog Go Blog